01
Kategori Izin Satu
- Penyediaan informasi sumber dana
- Payment initiation dan/atau acquiring services
- Penatausahaan sumber dana
- Layanan remitansi
Pengiriman dan penerimaan uang, di dalam maupun ke luar negeri, lebih cepat dan aman. Satu sistem terintegrasi mempercepat setiap transaksi dan meminimalkan kesalahan.
Siap untuk perizinan PJP
Remittance Bridge dilengkapi teknologi open banking dengan standar BI SNAP sebagai salah satu pemenuhan syarat mendapatkan izin Penyedia Jasa Pembayaran (PJP).
01
02
03
Layanan remitansi termasuk dalam Kategori Izin Satu dan Kategori Izin Tiga.
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran.
Sebagai salah satu negara pengirim tenaga migran terbesar, transaksi remitansi di Indonesia cukup besar, berasal dari pendapatan para pekerja migran.
295.439
Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di luar negeri sepanjang 2024.
Sumber: Kementerian P2MI, melalui detikNewsJuta USD per kuartal — naik di kuartal kedua.
Sumber: Bank Indonesia, melalui Trading EconomicsManfaat
Semua proses berjalan di dalam lingkungan Remittance Bridge. Setiap peran bekerja di Remittance Core, yang terhubung ke bank lokal, remitansi lokal, dan jaringan luar negeri melalui SNAP interface dan interface lainnya, serta penyedia CDD/KYC untuk pemeriksaan nasabah.
Di dalam lingkungan
Remittance Bridge
Peran
Remittance Core
Interface
Terhubung ke
Di dalam lingkungan
Remittance Bridge
Peran
Remittance Core
Interface
Terhubung ke
Teller
Teller menangani transaksi internasional dan regional. Keduanya melewati tiga tahap yang sama: inisiasi permintaan, invoice, dan pembayaran.
Kirim uang ke luar negeri, dalam mata uang negara tujuan.
Pilih negara dan mata uang tujuan, lalu masukkan jumlah dalam rupiah atau mata uang tujuan. Teller mengisi data pengirim, penerima, dan detail transfer: jenis transfer, bank, dan rekening tujuan.
Invoice menampilkan pengirim, penerima, dan kurs, yang berlaku untuk waktu terbatas dan dikunci begitu transaksi dikonfirmasi.
Teller mencatat pembayaran, atau membatalkan permintaan.
Pilih negara dan mata uang tujuan, lalu masukkan jumlah dalam rupiah atau mata uang tujuan. Teller mengisi data pengirim, penerima, dan detail transfer: jenis transfer, bank, dan rekening tujuan.
Invoice menampilkan pengirim, penerima, dan kurs, yang berlaku untuk waktu terbatas dan dikunci begitu transaksi dikonfirmasi.
Teller mencatat pembayaran, atau membatalkan permintaan.
Kirim uang di dalam Indonesia, diambil di mitra cash-out.
Cari pengirim dan penerima berdasarkan NIK, masukkan jumlah, lalu pilih mitra cash-out tempat penerima mengambil uangnya.
Invoice merinci jumlah transfer, biaya admin, total keseluruhan, dan jumlah yang diterima penerima.
Teller mencatat pembayaran, atau membatalkan permintaan.
Cari pengirim dan penerima berdasarkan NIK, masukkan jumlah, lalu pilih mitra cash-out tempat penerima mengambil uangnya.
Invoice merinci jumlah transfer, biaya admin, total keseluruhan, dan jumlah yang diterima penerima.
Teller mencatat pembayaran, atau membatalkan permintaan.
Persetujuan berlapis
Permintaan transfer yang dibuat teller harus divalidasi checker dan disetujui approver sebelum dikirim — baik untuk transaksi internasional maupun regional.
Inisiasi
Validasi atau invalidasi
Setujui atau tolak
Dalam perjalanan
TellerInisiasi
CheckerValidasi atau invalidasi
ApproverSetujui atau tolak
TerkirimDalam perjalanan
Permintaan yang diinvalidasi atau ditolak berhenti di tahap itu dan tidak pernah dikirim.
Admin
Admin mengatur ke mana uang bergerak: koneksi bank untuk mengirim transfer, dan mitra cash-out tempat penerima mengambilnya.
Kelola rekening dan koneksi bank yang dipakai Remittance Bridge untuk memindahkan dana.
Daftarkan gerai mitra, masing-masing terhubung ke rekening bank, tempat penerima transaksi regional mengambil uangnya.
Hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Remittance Bridge.